Fuihhhh….. kaget, bingung dan sebagainya bercampur jadi satu saat saya lihat tagihan speedy yang melampaui nilai 1jt, saya langsung konfirmasi ke plasa telkom untuk memastikan angka tersebut, dan jawaban yang saya terima dari customer care yang pada saat itu jaga memang meng iyakan bahwa tagihan yang harus saya bayar jumlahnya 1,386jt dengan rincian abodemen, kelebihan kuota, ppn dan materai.
Bukan karena itu saja saya merasa kaget, tapi jumlah tersebut melampaui harga untuk paket speedy office dengan unlimited kuota yang hanya sebesar 828rb setelah ppn dan materai. Coba bayangkan kalau dulu saya menggunakan paket office yang tanpa kuota pemakaian mungkin hanya bayar sekitar 828 ribuan tapi ini saya harus bayar di atas satu juta.
Kejadian ini bermula setelah saya mengubah dari paket time based ke paket profesional dan melakukan sharing internet ke 3 buah komputer di rumah saya, apa itu berpengaruh?, dan bukan itu saja, yang ingin saya tanyakan kenapa pihak Telkom tidak menjadikan harga yang harus saya bayar sebesar paket office saja?, kan biaya untuk unlimited kuota saja hanya sebesar 828rb.
Tapi meskipun saya telah memberikan penjelasan kepada pihak Telkom melaui CS-nya tetap saja saya harus membayar tagihan tersebut dan ini juga menjadikan pengalaman buat saya untuk berhati-hati dalam mempergunakan internet.
Dan akhirnya setelah saya mendengarkan penjelasan dari pihak Telkom, sepertinya akan lebih baik buat saya untuk menggunakan paket speedy ofiice saja yang lebih jelas buat saya dalam pembayarannya dan tidak takut lagi akan adanya kelebihan kuota
1 Komentar
Komentar RSS Lacak Balik URI Pengenal
Tinggalkan komentar




Waduh, senasib nih. 1 juta
Saya kapok. Makanya, sekarang harus dibatasi dengan aplikasi bandwidth limiter dan firewall yang bagus. Karena pengalaman, ternyata banyak aplikasi windows dsb, sering mencuri koneksi internet untuk update software, dsb. Matikan semua fungsi auto update program2.